×
5-fakta-menarik-soal-pemain-yang-bagus-di-timnas-tapi-jelek-di-klub
26/06/2018
|
1759 view
5 Fakta Menarik Soal Pemain Yang Bagus di Timnas Tapi Jelek di Klub

Vivagoal - 5 Fakta - Tampil buruk di klub tidak menjamin seorang pemain akan sama di timnas karena, ada beberapa pemain yang justru tampil bagus di timnas.

Untuk level timnas, setiap pelatih biasanya memanggil setiap pemain berdasarkan performa yang ia tunjukkan di klub. Jika bagus, ia akan tanpa ragu memanggil pemain tersebut.

Nyatanya, performa tidak selalu menjadi tolok ukur dari bagus atau tidaknya seorang pemain di level timnas. Ada yang jelek di level klub tapi malah memberikan dampak besar bagi tim nasional.

Berikut ini, 5 nama pemain yang tampil buruk di klub tapi bisa memberikan efek yang besar bagi negara di turnamen besar seperti Euro dan Piala Dunia.


  • Lukas Podolski (Timnas Jerman)

Meski buruk di level klub, Lukas Podolski nyatanya tampil baik di timnas Jerman. Podolski menjadi pemain ke-3 dengan caps terbanyak dan gol terbanyak. Selain itu, ia juga merasakan gelar Piala Dunia 2014.

Ia sempat menjadi pilihan favorit Joachim Loew. Bukan itu saja, nilai plus lainnya yang dimiliki Podolski adalah, ia terkenal sebagai "tukang guyon" dan mampu menghidupkan suasana didalam ruang ganti.

  • Angelos Charisteas (Timnas Yunani)

Nama Angelos Charisteas akan terus diingat sebagai legenda Yunani. Golnya ke gawang Portugal di final Euro 2004 mengantarkan Yunani sebagai juara Euro.

Meski tampil apik bersama Yunani, Charisteas tampil mengecewakan di level klub bersama Werder Bremen pada musim 2002/2003 karena hanya mencetak 9 gol saja.

  • Fabio Grosso (Timnas Italia)

Fabio Grosso mencuat di turnamen Piala Dunia 2006. Golnya ke gawang Jerman di semifinal mengantarkan Italia ke final yang akhirnya juga menjadi juara di sana.

Karir Grosso terbilang buruk di Italia. Sempat bergabung ke Inter, Juventus dan Lyon, performa Grosso tidak sama mengesankan seperti saat di timnas.

  • Asamoah Gyan (Timnas Ghana)

Meski penaltinya tidak masuk, nama Asamoah Gyan tetap dikenang sebagai salah satu pemain yang turut andil membawa Ghana mencetak gebrakan besar dengan menembus babak 8 besar Piala Dunia 2014.

Akan tetapi, karirnya di level klub terbilang buruk. Ia menghabiskan waktu di sejumlah klub dan karirnya di beberapa tempat tidak bersinar seperti di timnas.

  • Sergio Romero (Timnas Argentina)

Romero menjadi salah satu pemain yang berperan dalam mengantarkan Argentina mencapai babak final Piala Dunia 2014. Selain itu, ia juga berjasa membawa Argentina mencapai final Copa America 2015 dan 2016.

Nasibnya di level klub sangat buruk karena ia seringkali hanya bermain sebagai kiper pengganti. Salah satu hal yang paling diingat adalah saat ia bermain di Manchester United dan hanya bermain sebagai pemain pengganti.

Ikuti terus berita bola terkini seputar Piala Dunia 2018 hanya di Vivagoal.com


Berita Terkait