×
blog_1
2018-05-25 15:49:21
|
345 view
Analisis Laga Final Liga Champion 2017/2018 : Real Madrid vs Liverpool

Vivagoal - Berita Liga Champion - Menarik untuk membedah langsung bagaimana Madrid atau Liverpool akan menerapkan strategi dalam meredam lawan mereka di laga final Liga Champion 2017/2018 nanti.

Laga final Liga Champion 2017/2018 akan menjadi pembuktian siapakah yang akan menjadi raja Eropa. Apakah Real Madrid akan kembali merengkuh gelar tersebut atau Liverpool yang akan menggebrak dunia dengan kejutan yang mereka perrsiapkan?

Dari segi permainan, kedua tim sama-sama mengusung gaya permainan yang sama, gaya menyerang. Hal ini terbukti lewat torehan gol yang telah mereka torehkan sebagai 2 tim paling ganas di Liga Champion musim ini.

Selain soal strategi, para pemain jagoan dari kedua tim juga akan saling beradu. Laga ini bukan hanya soal Mohamed Salah vs Ronaldo saja karena, para pemain dari tim lainnya juga akan saling beradu guna meraih kemenangan.

Baik Liverpool maupun Madrid akan sama-sama mencari kelemahan lawan guna mencari celah untuk mencetak gol di laga ini. Berikut beberapa poin menarik yang perlu diketahui terkait analisis dari laga tersebut.

Baca juga :
- Atletico beri sinyal kuat akan lepas Griezmann
- Ronaldo : Mo Salah mirip Lionel Messi

- Jika tukangi Chelsea, Sarri siap boyong trio Napoli

Gegenpressing vs fleksibilitas


Bukan rahasia lagi jika Liverpool akan menerapkan gegenpressing dimana, taktik ini menjadi strategi paten khas Klopp yang selalu diterapkan oleh para penggawa Liverpool dalam setiap laga.

Gegenpressing berpatokan pada gaya menekan yang diterapkan baik menyerang atau bertahan. Intinya, bagaimana cara para pemain agar tetap memegang kendali bola dalam setiap menit.

Untuk itu, Madrid akan kewalahan jika mereka menerapkan permainan terbuka sama seperti saat Liverpool menghancurkan Manchester City.

Kemungkinan, Zidane dengan para pasukannya akan memilih untuk bermain bertahan sembari memanfaatkan kesempatan untuk melancarkan serangan balik guna mencuri kesempatan.

Namun, Liverpool tampaknya akan bergerak cepat dengan mencari gol sebanyak mungkin dimenit-menit awal. Kemungkinan, laga akan berjalan ketat dan akan terjadi hujan gol di laga ini.

Head to head pemain


Untuk urusan lini serang, Liverpool akan mengandalkan trio andalan mereka, Mane-Firmino-Salah. Ketiganya terbukti efektif dan menakutkan serta mampu menghasilkan 40 gol di Liga Champion musim ini.

Di kubu Madrid, Ronaldo tetap akan diandalkan di lini depan. Selain itu, Zidane bisa memiliki banyak opsi di lini depan. Ia bisa menurunkan Bale atau Benzema untuk menemani Ronaldo atau, ia bisa menurunkan Isco dan Lucas Vazquez untuk menemani Ronaldo.

Kelemahan Liverpool terlihat dari segi kreativitas karena, Madrid memiliki Kroos dan Modric yang visioner. Untuk itu, Madrid kemungkinan akan memegang kendali permainan dari segi ball possession.

Zidane juga kemungkinan akan menurunkan Casemiro guna menjaga stabilitas lini tengah Madrid. Ketiadaan sang pemain terbukti meninggalkan lubang yang cukup dalam dan terlihat di leg kedua semifinal UCL kontra Bayern.

Untuk urusan pertahanan, Madrid terlihat lebih unggul dengan keberadaan Marcelo yang rajin membantu serangan. Selain itu, duet Ramos dan Varane juga terbukti ampuh untuk tetap menjaga pertahanan tetap aman.

Trent-Alexander Arnold diprediksi akan berperan penting dalam laga ini. Meski masih muda, ia terbukti efektif kala melawan Manchester City untuk mengawal Leroy Sane.

Namun, Arnold perlu bekerja ekstra keras kontra Madrid mengingat, Marcelo akan dibantu oleh Ronaldo atau pemain lainnya.

Prediksi kejutan-kejutan dalam pertandingan

Soal kejutan, Zidane masih memiliki satu senjata lagi. Marco Asensio selalu menjadi pembeda dalam setiap laga ketika ia diturunkan.

Asensio terbukti mampu mendongrak daya serangan Madrid sehingga, Madrid mampu meraih kemenangan dalam laga-laga yang telah dihadapi di Liga Champion.

Belum lagi jika Bale atau Benzema disimpan oleh Zidane maka, sang pelatih kemungkinan baru akan menurunkannya ketika Madrid terdesak atau menemui jalan buntu.

Namun, gegenpressing tetap menjadi andalan Klopp. Jika para pemain mampu disiplin dalam menjalankan tugasnya dan memberikan celah bagi Firmino atau Salah untuk menyerang maka, Madrid bisa kecolongan.

Ikuti terus informasi terkini seputar analisis pertandingan bola hanya di Vivagoal.com



Berita Terkait